Ampuni Aku

Rabu, 30 Juni 2010



Oleh: Karatika Eka O.

Tiada yang dapat menjamuku dengan segala nikmat yang tak terhitung, selain-Mu ya Allah.
Dalam keremangan hatiku yang kelu oleh debu, daki, bahkan ludah yang sudah mengering, mengerak, masih ku dengar hangat bisik-Mu memanggilku untuk bersujud dan berserah diri.
Tiada yang lebih agung selain-Mu ya Rabb,
Ketika ku tumpahkan segala dosa dalam tikar tembikar, dengan lantunan alifbata yang tak begitu fasih terdengar,
Kau masih sempatkan menjengukku dan membelaiku dengan rahmat-Mu.
Maha Pemurah Engkau...

Aku termangu...memandang nanar pada hamparan dosa yang menganga
Allahu akbar...allah maha besar
Tiada Tuhan Selain Mu ya Rabb, selamatkan aku dari api-Mu
Ampuni aku dari segala khilafku

Nikmat Tuhanku mana yang dapat aku sangsikan
Sementara aku terlelap, Engkau masih beriku nikmat...
Segala puji bagi Allah.

2 komentar:

Suryadi Abdillah H. mengatakan...

puisinya bagus...
tapi kenapa hanya dua? posting lebih banyak lagi mas...
salam kenal, by: www.sastra28.blogspot.com

Sulistyo DH dan Karatika Eka O. mengatakan...

ALhamduillah,,ma kasih atas supportnya. Insya Allah akan ada beberapa puisi yang akan diposting lagi. Sementara masih dalam draft,,salam kenal :)